MODIFIKASI TANAH DAN VARIASI FONDASI BANGUNAN ISTANA MAIMUN, KOTA MEDAN, PROVINSI SUMATERA UTARA

Main Article Content

Stanov Purnawibowo
Andri Restiyadi

Abstract

Maimun Palace is one of the iconic cultural heritage buildings in Medan City, North Sumatra Province. It has a unique blend of Malay and colonial styles. The subject in this article deals with the building foundations of the Maimun Palace. The foundation part has a crucial role in a building, but it is rarely used as a research topic. The issues raised in this paper relate to the structure, composition, and function of the foundation. The purpose of writing this article besides answering the problem is also expected to be able to increase architectural treasury, especially regarding the style of building foundations that have a blend of traditional Malay and Colonial styles. Through descriptive-analytical research, the conclusion obtained from this study is that there are three kinds of building foundations that adjust to the function of supporting the buildings above which consist of one, two and three levels of the building.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Purnawibowo, Stanov, and Andri Restiyadi. 2020. “MODIFIKASI TANAH DAN VARIASI FONDASI BANGUNAN ISTANA MAIMUN, KOTA MEDAN, PROVINSI SUMATERA UTARA”. Berkala Arkeologi Sangkhakala 22 (2). Medan, Indonesia, 111-21. https://doi.org/10.24832/bas.v22i2.410.
Author Biographies

Stanov Purnawibowo, Balai Arkeologi Sumatera Utara

Lahir di Banjar – Jawa Barat tanggal 18 Mei 1981. Setelah menyelesaikan SD di Banjar serta SMP dan SMA di Yogyakarta, kemudian melanjutkan kuliah di Jurusan Arkeologi,  Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, lulus tahun 2005. Program pascasarjana dijalani di bidang arkeologi pada perguruan tinggi yang sama, dan telah berhasil diselesaikan pada tahun 2015.  Mulai bertugas di Balai Arkeologi Sumatera Utara pada tahun 2006, dan saat ini merupakan seorang Peneliti Muda. Email: stanov.purnawibowo@kemdikbud.go.id

Andri Restiyadi, Balai Arkeologi Sumatera Utara

Lahir di Yogyakarta, pada tanggal 26 April 1981. Pendidikan SD, SMP, dan SMA diselesaikan di Yogyakarta. Lulusan S1 Arkeologi Universitas Gadjah Mada tahun 2006 dan S2 Arkeologi Universitas Gadjah Mada tahun 2017. Bergabung di Balai Arkeologi Sumatera Utara tahun 2008, dan saat ini menjabat Peneliti Muda dengan bidang kepakaran Arkeologi Sejarah (Hindu-Buddha). Email: andri.restiyadi@kemdikbud.go.id

References

Ambary, Prof. Dr. Hasan Muarif. 1998. Menemukan Peradaban: Jejak Arkeologis dan Historis Islam Indonesia. Ciputat: PT. Logos Wacana Ilmu

Bille, Mikkel, dan Tim Flohr Sørensen. 2016. “Into The Fog of Architecture.” dalam Elements of Architecture: Assembling Archaeology, Atmosphere, and The Performance of Building Spaces, diedit oleh Mikkel Bille dan Tim Flohr Sørensen, Pertama, 1–29. London dan New York: Routledge.

Hafizh, M.Shoffar Al, Gunawan Wibisono, dan Soewignjo Agus Nugroho. 2017. “Stabilisasi Tanah Lempung dengan Pasir Bermacam Gradasi dan Campu-ran Kapur.” Jurnal Online Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Riau (JOM FT UNRI) 4 (2): 1–9.

Hendry, A.W., B.P. Sinha, dan S.R Davies. 2004. Design of Masonry Structures. Third. London: E & FN Spon.

Jufrida. 2000. “Mesjid Raya Al-Mashun, sebuah karya arsitektur masa Kesultanan Deli Awal Abad ke-20)”. Berkala Arkeologi Sangkhakala No. VII (2000): 1-12.

Jufrida, dan Ery Soedewo. 2004. “Jejak Kejayaan Kerajaan Deli di Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan.” Berkala Arkeologi Sangkhakala, no. XIII: 30–38.

Reid, Anthony. 1987. Perjuangan Rakyat Revolusi dan Hancurnya Kerajaan di Sumatera. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.

Sagala, Putri Sumpeni Sunarti. 2014. “Studi Pengaruh Penambahan Tanah Lempung A-7 Terhadap Kuat Geser Tanah Pasir Sungai.” Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan 2 (2): 231–37.

Sinar, Tengku Luckman. n.d. Bangun dan Runtuhnya Kerajaan Melayu di Su-matera Timur. Medan: Dinas Pendidi-kan dan Kebudayaan.

———. 1991. Sejarah Medan Tempo Doeloe. Medan: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Most read articles by the same author(s)

> >>