BENTENG PORTUGIS UJUNG WATU, JEPARA: HUBUNGAN KEKUATAN MARITIM NUSANTARA

Stefanus Stefanus, Lucas Partanda Koestoro

Abstract


Paper ini mengetengahkan keberadaan bangunan yang disebut Benteng Portugis di Ujung Watu Jepara dalam hubungannya dengan lansekap kultural di wilayah Pesisir Utara Jawa. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara ke-lisanan yang berkembang didaerah tersebut terhadap persitiwa terkait keberadaan bangunan benteng. Metode yang dipergunakan adalah observasi langsung di lapangan, live in dan studi kepustakaan. Hasil penelitian memberikan gambaran berdasar rekonstruksi sumber-sumber tertulis bahwa bangunan yang diyakini dibangun oleh Portugis antara tahun 1632-1635 mengacu perjanjian Kesultanan Mataran dengan Portugis dalam menghalau penetrasi VOC. Pada akhirnya aliansi Mataram-Portugis juga dapat dikalahkan oleh VOC. Portugis terusir dari wilayah Barat Nusantara dan Kesultanan Mataram kehilangan kendali atas Laut Jawa dan Pesisir Utara Jawa. Hal ini membuat Kesultanan Mataram kemudian cenderung beralih pada ideologi agraris konservatif, sedangkan Portugis mengalihkan perhatiannya di daerah Timor dan, VOC menjadi pihak yang menghegemoni atas Pesisir Utara Jawa dan Laut Jawa sebagai penghubung yang strategis. Hal ini kemudian melahirkan narasi lisan terkait dengan peristiwa yang terjadi seputar bangunan banteng tersebut, baik narasi yang dilahirkan oleh pihak yang resisten maupun narasi yang dilahirkan oleh pihak yang dominan, yang telah membentuk sejarah Nusantara.

Keywords


Benteng; Mataram; Portugis; VOC; Maritim

References


Birch, FRSL Walter de Gray. 1880. “The Commentaries of the Great Afonso Dalboquerque, Second Viceroy of India, Volumes I-IV. London. Hakluyt Society

Borges, Maria do Carmo Mira. 2005. “Os portugueses e o sultanato de Macaçar no século XVII”. Cascais : Câmara Municipal de Cascais. ISBN 972-637-135-X.

Bourne, Edward G. 1892. “The History and Determination of the Line of Demarcation by Pope Alexander VI, between the Spanish and Portuguese Fields of Discovery and Colonization”, American Historical Association, Annual Report for 1891, Washington, 1892; Senate Miscellaneous Documents, Washington, Vol.5.

Budiman, Amen. 1978. Semarang Riwayatmu Dulu. Jilid Pertama. Semarang: Tanjung Sari

de Graaf, H.J.. 1976. (E-book) Islamic States in Java 1500-1700: Eight Dutch Books and Articles by Dr. H.J. de Graaf. (ed). Theodore G.Th. Pigeaud.Volume 70. Verhandelingen van het Koninklijk Instituut voor Taal-, Land- en Volkenkunde. Springer Science + Business Media, BV.

de Graaf, H.J. dan T.H. Pigeud . MC Ricklefs (Ed).1984. Chinese Muslim in Java in The 15th and 16th Centuries, The Malay Annals of Semarang and Cirebon (Monas Paper on Southeast Asia No.12). Melbourne – Monash University. ISBN 0867464194

_________. Pigeaud. 2001. The first Islamic kingdom in Java, Jakarta: Pustaka Utama Graffiti

Jacobs S.J, Hubert (Ed. and annotated). 1988. The Jesuit Makassar

Documents (1615 - 1682). Roma, Italy: Jesuit Historical Institute. ISBN 88-7041-134-6

Inandiak, Elisabeth D.. 2002. Les chants de l'île à dormir debout, Le Rélié.

Kian, Kwee Hui, 2006. The Political Economy of Java’s Northeast Coast, c.1740-1800 Elyte Synergy. Leiden. Brill. ISBN 1871-6938

Pratiwo, 2004. “The City Planning of Semarang 1900-1970,” dalam Kota Lama Kota Baru, Sejarah Kota-Kota di Indonesia.(ed. Freek Columbijn et al) Jogjakarta. Penerbit Ombak. ISBN 979-3472-46-3

Ricklefs M.C. 1998. “Islamising Java: The Long Shadow of Sultan Agung” In: Archipel, volume 56, 1998. L'horizon nousantarien. Mélanges en hommage à Denys Lombard (Volume I) pp. 469-482. France. Association Archipel. ISBN ‎21043655

Sosrosumarto, K. M. dan S. Dibyosudiro. 1980. Serat Babad Pati. Jakarta. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia - Proyek Penerbitan Buku Sastra Indonesia dan Daerah.

Sumahatmaka, R.M.A.. 1981. Ringkasan Centini (Suluk Tambanglaras). Jakarta: Balai Pustaka


Article Metrics

View Counter : Abstract | 64 | PDF (Bahasa Indonesia) | 28 | Total View | 92 |

DOI: https://doi.org/10.24832/bas.v21i1.325

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.