GAYA ORNAMENTASI GUNONGAN

Andri Restiyadi, Andi Irfan Syam

Abstract


Salah satu tinggalan kejayaan Kerajaan Aceh adalah Gunongan. Gunongan memiliki konsep struktur bangunan terbuka yang berada di tengah kompleks Taman Ghairah. Penyebutan Gunongan sebagai Gegunungan Manara Permata dalam Kitab Bustanussalatin sering dihubungkan dengan pengejawantahan konsep Meru dalam Hindu. Dalam konteks ini, permasalahan yang dimunculkan adalah bagaimanakah gaya ornamentasi Gunongan? Adapun tujuan dari penulisan ini berkaitan dengan upaya memahami dan menggambarkan gaya ornamentasi tersebut. Apakah hanya berkaitan dengan unsur pra-Islam, atau juga mengandung unsur Islam. Melalui metode deskriptif-analitis diharapkan akan dapat memahami gagasan masyarakat Aceh pada masa lampau terhadap ornamentasi Gunongan.

Keywords


Gunongan; Pintu Khob; Kesultanan Aceh; gaya seni; ornamentasi; geometri

References


Akkach, Samer. 2005. Cosmology and Architecture in Premodern Islam An Architectural Reading of Mystical Ideas. New York: State University of New York Press

Conkey, Margareth W. . “Experiment With Style In Archaeology: Some Historical And Theoretical Issues‖. dalam Conkey, Margareth W. Dan Hastrof, Christine A. (ed. ). The Uses Of Style In Archaeology. Cambridge:

Cambridge University Press: Cambridge, 1990, hlm. 5-13.

Embi, Mohamed Rashid dan Yahya Abdullahi. 2012. “Evolution of Islamic Geometrical Patterns,” GJAT DECEMBER 2012. VOL 2 ISSUE 2 . 27

Feener, R. Michael. 2011. “The Acehnese Past and Its Present State of Study.” Mapping The Acehnese Past. Disunting oleh R. Michael Feener, Patrick Daly, dan Anthony Reid. Leiden: KITLV Press. Halaman 1–24.

Gonzalez, Valérie. 2001. Beauty and Islam: Aesthetics in Islamic Art and Architecture. London: I.B.Tauris & Co Ltd

Ilktürk, Utku. 2008. “An Attempt to Combine Mathematics and Visual Arts: A Research of Islamic geomatric Patterns,” Thesis. Göteborg: University of Göteborg.

Lee, A.J. 1989. “Islamic Star Patterns,” dalam Muqarnas. Vol 4. Brill. Halaman 182-87. doi:10.2307/1523103

Lombard, Denis. 1991. Kerajaan Aceh Jaman Sultan Iskandar Muda (1607–1636). Diterjemahkan oleh Winarsih Arifin. Jakarta: Balai Pustaka.

Michon, Jean-Louis. 2008. Introduction to Traditional Islam: Foundations, Art, and Spirituality. Indiana: World Wisdom Inc.

Saeed, Khawaja Muhammad. “Islamic Art and Its Spiritual Message,” dalam International Journal of Humanities and Social Science. Vol. 1 No. 2; February 2011. New York: Centre of Promoting Ideas USA. Halaman 227-234.

Saoud, Rabah. 2004. Introduction to Muslim Art.

Subarna Abay D, 1987, “Unsur Estetika dan Simbolik pada Bangunan Islam” dalam dalam Edy Sedyawati, Estetika dalam Arkeologi Indonesia (Jakara: Ikatan Ahli Arkeologi Indonesia

Wessing, Robert. 1988. “The Gunongan in Banda Aceh, Indonesia; Agni’s Fire In Allah’s paradise?” Archipel 35:157-94.

Yatim, O.B.M. (1985) “Batu Aceh : A study of 15-19 century Islamic gravestones in Peninsular Malaysia”. Doctoral Thesis. Durham University. Available at Durham E-Theses Online: http://etheses.dur.ac.uk/1615/

Yudoseputro, Wiyoso, 1990-1991, “Seni Rupa Klasik- The Classic Art” dalam Muchtar Kusuma-Atmadja (ed.), Perjalanan Seni Rupa Indonesia: Dari Zaman Prasejarah Hingga Masa Kini. Jakarta: Panitia Pameran KIASS.


Article Metrics

View Counter : Abstract | 51 | PDF (Bahasa Indonesia) | 31 | Total View | 82 |

DOI: https://doi.org/10.24832/bas.v21i1.322

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.