Wadah dan Tanda Kubur, Sebuah Simbol dalam Tradisi Megalitik Masyarakat Nias Selatan

Ketut Wiradnyana

Abstract


Abstract
In relation to death, the burial is one of the procession of the human life cycle for every culture. Therefore, the procession of death have a very important role with the special treatment of the deceased. In relation to social life, the various aspects raised is a sign of the importance of the procession meant. To understand the various social aspects can be observed presumably conceived through the symbols on coffin and grave mark.

Keywords


wadah kubur, tanda kubur, simbol, masyarakat Nias Selatan

Full Text:

PDF

References


Hammerle, P. Johannes, 2004. Asal Usul Masyarakat Nias: Suatu Interpretasi. Gunung Sitoli: Yayasan Pusaka Nias

Joedodibroto, Rijadi, 2008. “Mengenal Arsitektur Nias”, dalam Nias Dari Masa Lalu Ke Masa Depan. Jakarta: BPPI, hal.184--263

Mendrofa, Shokiaro Welther, 1981. Fondrako Ono Niha, Agama Purba- Hukum Adat –Mitologi-Hikayat Masyarakat. Jakarta: Inkultra Fondation

Ritzeer, George dan Goodman, Douglas J., 2004. Teori Sosiologi Modern. Jakarta: Kencana Soeprapto, Riyadi, 2002. Interaksionisme Simbolik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Sonjaya, Jajang. A., 2008. Melacak Batu, Menguak Mitos. Petualangan Antar Budaya di Nias. Yogyakarta: Kanisius.

Susanto, R.M. dkk., 1995. Laporan Hasil Penelitian Arkeologi, penelitian Arkeometri di Kabupaten Nias, Prov. Sumatera Utara. Medan: Balar Medan (tidak diterbitkan)

Syam, Nur, 2006. Madzhab-Madzhab Antropologi. Yogyakarta: LKiS

Viaro, Alain, 1990. “The Traditional Architectures of Nias”, dalam Nias Tribal Treasures Cosmic, Reflections in Stone, Wood and Gold. Delft: Vokenkundig Museum Nusantara

Wiradnyana, Ketut, Dominique Guilaud & Hubert Forestier, 2006. Laporan Penelitian Arkeologi, Situs Arkeologi di Kabupaten Nias, Prov. Sumatera Utara. Balar Medan dan IRD (belum diterbitkan)

Wiradnyana, Ketut, 2007. “Rentang Budaya Prasejarah Nias: Dating dan Wilayah Budaya”, dalam Sangkhakala Vol X.No.20. Medan: Balai Arkeologi Medan, hal. 47--56

Wiradnyana, Ketut, 2008. “Melacak Religi Lama Dari Berbagai Folklor Pada Masyarakat Nias”, dalam Amerta Vol.26 No.1 Jakarta. Puslitbang Arkenas, hal. 23--29

Wiradnyana, Ketut, 2008. “Batu Besar di Pulau Terpencil”, dalam Nias Dari Masa Lalu Ke Masa Depan. Jakarta: BPPI, hal. 92--181


Article Metrics

View Counter : Abstract | 45 | PDF | 18 | Total View | 63 |

DOI: https://doi.org/10.24832/bas.v12i24.217

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.