Pengaruh Motif Hias Tradisi Megalitik Pada Motif Songket Minangkabau

Eny Christyawaty

Abstract


Abstract
Decorative menhir is one of archeological remains in West Sumatra that consists of various forms and sizes. Some decorative motifs are still exist till now, and used as traditional decorative motif of Minangkabau songket weaving.

Keywords


motif hias, menhir, songket

Full Text:

PDF

References


Aziz, Fadhila Arifin, 1998. “Batu Tegak (Menhir): Wujud Kreativitas Seni Hias Masyarakat Minangkabau pada Masa Lampau”, dalam Buletin Arkeologi Amoghapasa, Nomor: 7/IV. Batusangkar: Suaka Peninggalan Sejarah dan Purbakala Provinsi Sumbar dan Riau, hal. 24--30

Aziz, Fadhila Arifin, dan Siregar, Darwin Alijasa, 1997. “Pertanggalan Kronometrik Sisa Rangka Manusia dari Situs Bawah Parit Mahat, Sumatera Barat”, dalam Jurnal Arkeologi: Siddhayatra, Nomor:1/II. Palembang: Balai Arkeologi Palembang, hal. 12—22

Bart, Benhard (ed.), 2008. Revitalisasi Songket Lama Minangkabau. Padang: Studio Songket ErikaRianti

Haviland, William.A dan Soekadijo, 1988. Antropologi Jilid 2. Jakarta: Erlangga

Kartiwa, Suwati, 1982. Songket Indonesia. Jakarta: Museum Nasional

Kartiwa, 2006. “Songket dalam Kebudayaan Minangkabau”, dalam Revitalisasi Songket Lama Minangkabau, Benhard Bart (ed). Padang: Studio Songket ErikaRianti, hal. 121--131

Masinambow, E.K.M dan Hidayat, Rahayu S, 2001. Semiotik: Mengkaji Tanda dalam Artifak. Jakarta: Balai Pustaka

Priyowidodo, Gatut, 2004. Inventarisasi dan Identifikasi Tenun Antik Pandai Sikek Kecamatan X Koto Kabupaten Tanah Datar. Padang: RISTEK DAN Universitas Eka Sakti

Soejono, R.P. (ed.), 1993. Sejarah Nasional Indonesia I. Jakarta: Balai Pustaka

Sumardjo, Jakob, 2002. Arkeologi Budaya Indonesia: Pelacakan Hermeneutis-Historis terhadap Artefak-Artefak Kebudayaan Indonesia. Yogyakarta: Qalam

Summerfield, Anne, 2006. Walk in Splendor: Ceremonial Dress and The Minangkabau. Los Angeles: UCLA Fowler Museum of CulturalHistory Textile

Susanto, R.M. dan Sutopo, Marsis, 1996. Survei Arkeologi Situs Limapuluh Kota, Sumatera Barat, Laporan Penelitian Arkeolgi. Medan: Pusat Penelitian Arkeologi Nasional dan Balai Arkeologi Medan (tidak diterbitkan)

Wimar, 2006. “Mengamati Sebentuk Motif, Mencermati Untaian Makna Filosofi”, dalam Revitalisasi Songket Lama Minangkabau, Benhard Bart (ed). Padang: Studio Songket ErikaRianti, hal. 29--49

Yudoseputro, Wiyoso, 2008, Jejak-jejak Tradisi Bahasa Rupa Indonesia Lama, Jakarta: Yayasan Seni Visual Indonesia

http://www.herwandi-wendy.blogspot.com. Menhir dan Akar Budaya Pola Hias Minangkabau, 21 April 2008


Article Metrics

View Counter : Abstract | 70 | PDF | 15 | Total View | 85 |

DOI: https://doi.org/10.24832/bas.v12i24.214

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.